Berita Kegiatan PKK
Karya Lokal Bernilai Tinggi, Warga Desa Jombor Belajar Batik Alami Bersama Mahasiswa UNNES GIAT 15
12 Februari 2026
Karya Lokal Bernilai Tinggi, Warga Desa Jombor Belajar Batik Alami Bersama Mahasiswa UNNES GIAT 15
12 Februari 2026
Desa Jombor, Dusun Candirejo Permai – 12 Februari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 15 melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan batik dengan menggunakan pewarna alami bersama warga Desa Jombor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya produk kerajinan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat yang tampak antusias mengikuti setiap tahapan proses membatik. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan mulai dari pengenalan alat dan bahan, pembuatan pola pada kain, proses pencantingan malam, hingga tahap pewarnaan menggunakan bahan alami yang berasal dari lingkungan sekitar, seperti daun, kulit kayu, dan bunga. Selain memperkenalkan teknik membatik, mahasiswa juga menjelaskan keunggulan penggunaan pewarna alami yang lebih aman bagi kesehatan serta tidak mencemari lingkungan. Warna yang dihasilkan pun memiliki karakter unik dan khas sehingga berpotensi menjadi identitas produk lokal Desa Jombor. Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga peluang usaha kreatif yang dapat dikembangkan menjadi produk UMKM. Mahasiswa KKN turut memberikan motivasi dan wawasan mengenai pengemasan produk serta peluang pemasaran agar hasil batik dapat dipasarkan secara lebih luas. Pemerintah desa dan pengurus PKK menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberdayakan masyarakat, khususnya kaum ibu, serta membuka kesempatan peningkatan pendapatan keluarga. Diharapkan pelatihan ini dapat terus berlanjut sehingga Desa Jombor memiliki produk unggulan berupa batik pewarna alami yang menjadi ciri khas desa. Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN UNNES GIAT 15 dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal desa menuju ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Mahasiswa UNNES GIAT 15 Turut Berkontribusi Meriahkan Tradisi Merti Desa dan Nyadran di Desa Jombor
8 Februari 2026
Mahasiswa UNNES GIAT 15 Turut Berkontribusi Meriahkan Tradisi Merti Desa dan Nyadran di Desa Jombor
8 Februari 2026
Desa Jombor – 8 Februari 2026 – Warga Desa Jombor melaksanakan kegiatan tradisi Merti Desa dan Nyadran yang bertempat di makam Desa Jombor. Kegiatan tahunan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, pemuda karang taruna, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 15 yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan area makam sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur. Mahasiswa KKN bersama warga bergotong royong merapikan lingkungan, menyapu halaman makam, serta menata area sekitar agar nyaman digunakan untuk pelaksanaan doa bersama. Setelah kegiatan bersih makam, acara dilanjutkan dengan doa bersama (tahlil) yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Masyarakat membawa tumpeng dan berbagai hidangan sebagai wujud rasa syukur atas keselamatan, kesehatan, serta harapan keberkahan bagi Desa Jombor. Suasana kebersamaan terasa hangat ketika warga duduk bersama dan mengikuti rangkaian doa dengan khusyuk. Mahasiswa KKN UNNES GIAT 15 juga ikut membantu jalannya kegiatan, mulai dari persiapan tempat, pengaturan konsumsi, dokumentasi kegiatan, hingga membantu koordinasi peserta. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat. Kepala desa dan tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa KKN yang telah berbaur dan berkontribusi dalam kegiatan adat desa. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa memberikan semangat baru bagi warga, khususnya generasi muda, untuk terus melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Melalui kegiatan Merti Desa dan Nyadran ini, masyarakat diingatkan akan pentingnya menjaga kerukunan, kebersamaan, serta rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ini diharapkan tetap terjaga sebagai identitas budaya Desa Jombor sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa KKN UNNES GIAT 15 kepada masyarakat, tidak hanya melalui program kerja, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan budaya desa.