Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan gerakan pembangunan masyarakat yang bermula dari Seminar Home Economics di Bogor pada tahun 1957.
Gerakan ini dimasyarakatkan secara luas sejak tahun 1967 sebagai upaya peningkatan kesejahteraan keluarga melalui 10 Segi Pokok PKK dengan membentuk Tim Penggerak PKK di berbagai tingkatan.
Pada tanggal 27 Desember 1972, nama Pendidikan Kesejahteraan Keluarga diubah menjadi Pembinaan Kesejahteraan Keluarga dan diperingati sebagai Hari Kesatuan Gerak PKK.
Sepuluh Program Pokok PKK bukan sekadar slogan, melainkan pedoman nyata dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.
Peran ibu dalam keluarga menjadi kunci utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak, dan berwawasan luas.